Pengrajin Kediri Siap ke Pameran Batik di Moskow

[caption id="attachment_1048" align="aligncenter" width="800"]batik tulis khas Kabupaten Kediri Sri Anik, pengrajin batik tulis khas Kabupaten Kediri siap memamerkan koleksi kain batik unggulannya di Moskow. FOTO: SUREPLUS/AYU CITRA SR[/caption]

KEDIRI-SUREPLUS: Sri Anik, salah seorang pengrajin batik tulis khas Kabupaten Kediri, mengaku siap memamerkan koleksi kain batik unggulannya di Moskow. Langkah ini dilakukan guna mewakili Indonesia di pameran batik berstandar internasional di kawasan tersebut.

"Untuk memukau perhatian pengunjung pameran di Moskow, kami siap mengusung batik dengan menggunakan pewarnaan alam," kata Sri Anik, pengrajin batik khas Kabupaten Kediri, di Kediri, Kamis (29/03/2018).

Pada pameran batik berstandar internasional ini, ungkap ia, sesuai rencana akan digelar pada semester kedua tahun 2018 ini. Pada momentum tersebut, aneka produk batik miliknya akan mewakili Indonesia di ajang tersebut.

"Kami sangat bangga bisa diajak oleh Bank Indonesia Kediri dan mewakili Indonesia dalam perhelatan berskala global tersebut," ujarnya.

Dia meyakini, keikutsertaan di agenda internasional itu sekaligus membuka jalannya, untuk menembus pasar ekspor. Khususnya mulai di kawasan Benua Eropa dan sekitarnya.

"Terlebih lagi, sesuai dengan survei yang dilakukan, ternyata batik dengan pewarnaan alam sangat digemari oleh pembeli asing," katanya.

Sementara itu, di sisi lain, batik yang diproduksi dengan memberdayakan pengrajin lokal ini, sampai sekarang telah memiliki sejumlah motif unggulan. Seperti, baik yang dihasilkan dengan pewarnaan alam maupun menggunakan pewarnaan sintetis.

Anik mengakui, bahwa motif dan corak batik ini kerap kali menjadi ikon sebuah wilayah. Misalnya motif batik Mangga Podang Gunung sebagai ciri khas Kediri. "Ada pula motif batik Markisa dan Kuda Lumping," katanya.

Dia melanjutkan, khusus motif Mangga Podang Gunung, konon merupakan hasil bumi Kabupaten Kediri yang hanya tersedia di Barat Sungai Brantas. Berbagai koleksi batik ini, secara umum ditawarkan kepada konsumen dengan harga bervariasi.

"Untuk harga, kami berpatokan pada kualitas bahan hingga memperhitungkan berapa lama proses pembatikannya," katanya. (AYU CITRA SR/AZIZ)

Posting Komentar

0 Komentar