Koyuki Atifa Rahmi, Lulusan Terbaik FK Unair

[caption id="attachment_264" align="aligncenter" width="800"]Koyuki Atifa Rahmi Koyuki Atifa Rahmi ketika menerima piagam dan piala sebagai wisudawan terbaik dari Ketua Senat Akademik Unair, Prof Joewono Soeroso, disaksikan Rektor Unair. FOTO: HUMAS UNAIR[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Perkuliahan yang padat di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair), dan tuntutan untuk bisa menguasai berbagai materi perkuliahan, tak membuat Koyuki Atifa Rahmi patah semangat. Alumni SMAN 3 Bhawikarsu Kota Malang ini justru merasa enjoy dengan aktivitasnya.

Mendengar nama Koyuki, tak sedikit yang mengira perempuan kelahiran 9 Desember 1997 ini keturunan orang Jepang. Padahal sama sekali bukan. Koyuki asli orang Indonesia, kelahiran Lamongan. Ia lulus dengan meraih IPK 3,87. ”Orang tua saya suka dengan nama itu, makanya saya dinamai Koyuki,” kata Koyuki Atifa Rahmi.

Seperti dikutip dari Humas Unair di news.unair.ac.id, Rabu (13/03/2018), di akhir studinya, Koyuki terpilih sebagai wisudawan terbaik S1 Pendidikan Dokter FK Unair pada wisuda edisi Maret 2018 ini.

Sejak SMA ia mengaku bercita-cita menjadi dokter, karena sangat menggemari ilmu sains, terutama Biologi. Tentu saja, kesenangan itu sangat membantunya ketika akhirnya ia benar-benar mempelajari ilmu kedokteran yang memiliki aspek pembelajaran luas.

“Bagi saya semua bidang kedokteran itu menarik. Tapi saya paling suka dengan ilmu fisiologi tubuh. Dengan mempelajari ilmu tersebut kita bisa tahu bagaimana tubuh kita ini bekerja. Semua ternyata saling berkaitan dan sangat menarik untuk dipelajari,” ungkapnya.

Penghobi membaca novel detektif atau misteri ini merasa bahwa seluruh ilmu dan pengalaman selama kuliah di FK Unair sangat bermanfaat. Hal itu merupakan suatu yang berharga dan berkesan.

“Tidak ada metode belajar secara khusus. Saya hanya belajar dengan membaca materi sebelum dijelaskan oleh dosen pada saat perkuliahan. Kemudian mencatat saat kuliah, membaca ulang hasil catatan tersebut, lalu mencoba mengerjakan soal-soal,” tambah Koyuki.

Koyuki pernah meraih sejumlah prestasi sebagai Juara II kelompok cabang AVSQ Airlangga Medical Scientific Week 2015. Ia juga pernah mencapai peringkat 1 Sub Program I Program Studi S1 Pendidikan Dokter FK Unair dan peringkat 1 Sub Program III Program Studi S1 Pendidikan Dokter FK Unair. (PRS/AZIZ)

Posting Komentar

0 Komentar