Angka Pengangguran Kabupaten Kediri Mencapai 39.000 Orang

[caption id="attachment_824" align="aligncenter" width="800"]angka pengangguran Pemkab Kediri melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri menyelenggarakan Bursa Kerja Mini 2018, Kamis (22/3/2018). FOTO: SUREPLUS.ID/AYU CITRA SR[/caption]

KEDIRI-SUREPLUS: Untuk mengurangi angka pengangguran, pemerintah daerah setempat melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri menyelenggarakan Bursa Kerja Mini 2018, Kamis (22/3/2018). Hal ini mengingat angka pengangguran di kawasan tersebut mencapai 39.000 orang hingga tahun 2018.

"Oleh karena itulah, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Tenaga Kerja kembali menggelar Bursa Kerja Mini/Job Market Fair. Tahun ini, acara tersebut digelar di halaman gedung baru Disnaker Jalan Soekarno Hatta Nomor 1 Kabupaten Kediri," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Dwi Hari Winarno, saat menghadiri Bursa Kerja Mini 2018, di Kabupaten Kediri, Kamis (22/3/2018).

Menurut Dwi, antusias masyarakat pada acara yang dibuka mulai pukul 08.00 WIB sesuai jadwal dan berakhir pukul 15.00 WIB sangatlah besar. Hal ini terlihat dari banyaknya pelamar kerja, yang mendatangi lokasi sejak pagi hari.

"Agenda ini, juga didukung oleh sinergi yang baik dari mitra kami. Lebih tepatnya, 15 perusahaan ternama di Kediri dan Surabaya, yang membuka penerimaan karyawan di sini," ujarnya.

Sementara itu, terkait tingginya jumlah pengangguran di Kabupaten Kediri, Dwi mengaku, perlu melakukan serangkaian upaya. Langkah itu, salah satunya dengan mengadakan bursa kerja mini semacam ini.

"Kami juga yakin, dengan pelaksanaan bursa kerja ini juga dimaksudkan untuk mengurangi dampak akibat terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK)," katanya.

Dia berharap, dengan Job Market Fair yang rutin dilaksanakan maka para pencari kerja, khususnya warga di Kabupaten Kediri bisa diterima di sejumlah perusahaan. Ke depan, sekitar bulan Juli 2018 akan diadakan job fair berskala besar.

"Pada saat itu, perusahaan yang diundang juga jauh lebih banyak dari bursa kerja sekarang," katanya.

Di samping itu, ulas dia, dalam pengurangan angka pengangguran ini, Pemerintah Kabupaten Kediri juga secara rutin mengadakan pelatihan wirausaha. Bahkan, ada pula penciptaan lapangan kerja melalui padat karya.

"Kami imbau kepada seluruh perusahaan yang mengikuti kegiatan bursa kerja ini, agar memberikan upah sesuai dengan UMK yang telah ditetapkan oleh pemerintah," katanya.

Sementara itu, salah satu pencari kerja asal Kabupaten Trenggalek, Arini mengatakan, pihaknya sengaja datang ke bursa kerja mini itu. Hal tersebut mengingat dia baru lulus kuliah S-1 jurusan Pendidikan Bahasa Inggris.

"Dari acara ini, saya sangat berharap bisa diterima menjadi karyawan di posisi pekerjaan yang saya lamar tadi," katanya.(Ayu Citra SR/ZAL)

Posting Komentar

0 Komentar