Xiaomi Akan Rilis Smartphone Helio P60 di Kuartal Kedua 2018

Helio P60
MediaTek mengumumkan telah berhasil membuat Helio P60. FOTO: GIZMOCHINA

SURABAYA-SUREPLUS: Setelah kinerja buruk chip Helio X20 dan X30, MediaTek menyerah pada segmen chipset untuk perangkat andalan. Mereka pun mengalihkan fokus pada manufaktur chip mid range premium.

Baru-baru ini MediaTek mengumumkan telah berhasil membuat Helio P60 dan beberapa chipset lain untuk smartphone menengah ke atas. Helio P60 tampaknya memegang sentuhan Midas untuk membalikkan keadaan bagi MediaTek yang sempat terpuruk.

Chipset ini pertama kali digunakan oleh OPPO R15 yang akan dijual di China pada 1 April. Sekarang, ada indikasi bahwa Xiaomi akan menggunakan chipset Helio P60 pada smartphone buatannya di kuartal kedua tahun ini.

Gizmochina melaporkan, bahwa berita ini berasal dari Taiwan, dan Vivo termasuk yang akan meluncurkan smartphone yang didukung Helio P60 di kuarter kedua nanti. Ini merupakan tanda MediaTek telah bangkit, mengingat bahwa trio OPPO, Vivo dan Xiaomi saat ini berada di antara lima produsen ponsel teratas di China.

Dengan demikian, tingkat penggunaan per smartphone akan tinggi. Hanya OPPO yang memiliki potensi untuk mengendalikan keadaan mengingat ini adalah pembuat ponsel terbesar kedua dalam hal pangsa pasar dan seri R adalah seri terlaris.

Tak hanya ketiga pabrikan ini, Lenovo VP baru-baru ini juga mengekor. Hal itu bisa dilihat daru model Lenovo yang didukung oleh chipset Helio P60, begitu juga dengan Meizu.

Wajar bila spekulasi menyebutkan bahwa pendapatan MediaTek di kuartal kedua nanti bisa melebihi 60 miliar dolar AS. Juga patut dicatat bahwa Helio P70, chipset 12nm lainnya yang juga diproduksi oleh MediaTek dilaporkan akan digunakan oleh Xiaomi pada smartphone-nya.

Sebagai pengingat, MediaTek Helio P60 dibangun pada proses FinFET 12nm TSMC yang menawarkan pengurangan 15 persen dalam konsumsi daya lebih dari 14nm chip. Chip octa-core clock pada 2.0GHz menggunakan empat core Cortex A73 dengan clock speed 2.0GHz dan empat core Cortex-A53 juga clock pada 2.0GHz.

Ini juga membanggakan dari GPU MP3 Mali-G72 baru clock di 800MHz yang diklaim oleh Mediatek menawarkan peningkatan 70 persen dalam kinerja game melebih dari generasi P-series sebelumnya.

Seperti produsen chip lainnya, MediaTek juga menyertakan unit pemrosesan khusus yang disebut NeuroPilot yang menangani tugas terkait AI pada perangkat. Ini dua kali lebih hemat daya daripada menggunakan GPU dan memiliki kinerja pemrosesan 280GMAC/s.

NeuroPilot akan menangani tugas-tugas seperti pendeteksian wajah dalam-belajar, identifikasi obyek dan adegan, pemantulan real-time dan percepatan AR/MR. Chipset ini juga mendukung pengaturan kamera ganda hingga 24MP + 16MP atau satu kamera dengan sensor 32MP.(GCC/ZAL)