Kominfo Jelaskan Dampak Medsos

Ajari Ibu-Ibu PKK di Gresik Berinternet Sehat

Kominfo Gresik
Tampak acara pengenalan internet sehat bagi kalangan ibu rumah tangga di Gedung Putri Mijil, Komplek Pendopo Bupati Gresik, Kamis (29/3/2018). FOTO: HUMAS PEMKAB GRESIK

GRESIK-SUREPLUS: Para ibu banyak yang terperangah ketika Kepala Dinas Kominfo Gresik, Budi Rahardjo menjelaskan dampak buruk yang diakibatkan oleh media social (medsos).

“Menggunakan Facebook, Instagram, WA, Tweeter, Line, Blackberry Massenger dan banyak media social lain kalau tidak hati-hati akan banyak menimbulkan masalah. Kalau tidak hati-hati bisa menimbulkan perselisihan, kekacauan dan kita berurusan dengan hukum terkait UU ITE. Bahkan kadang banyak data tentang diri kita yang sifatnya pribadi akan terekspose,” kata Budi menjelaskan.

Ia juga mengingatkan para ibu agar menjaga anak-anaknya ketika menggunakan gadget. Jangan seperti yang pernah terjadi dan videonya viral tentang seorang anak yang sedang membuka content pornografi d sebelah ibunya. Sementara ibunya tidak menyadari.

Penjelasan Kadis Kominfo Gresik ini disampaikan saat membuka acara fasilitasi pengenalan internet sehat bagi kalangan ibu rumah tangga yang berlangsung di Gedung Putri Mijil, Komplek Pendopo Bupati Gresik, Kamis (29/3/2018).

Di hadapan sekitar 50 orang ibu-ibu peserta, Budi menjelaskan, peringatan ini bukan berarti agar menjauhkan anak dari Internet, tapi orang tua terutama ibu harus mendampingi dan hati-hati. Terutama menyimpan content dewasa tidak pada HP yang kadang dibuka anak. “Marilah kita bersama bertekad internet sehat dimulai dari saya,” ujarnya mengajak.

Acara yang bekerjasama dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi Informatika (BPSDMP) UPT Kementerian Kominfo, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur memang sangat dibutuhkan oleh para ibu yang tergabung dalam TP PKK Kabupaten Gresik.

Hal ini seperti yang diinginkan oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gresik, Maria Ulfa Sambari agar para ibu di Kabupaten Gresik berperan besar dalam kemajuan Pendidikan anak-anaknya.

“Intinya, anak jangan sampai dilarang menggunakan teknologi yang nantinya akan membuat anak gagap teknologi. Orangtua lah yang harus mendampingi dengan menguasai teknologi tersebut,” ungkap Maria Ulfa seperti yang disampaikan oleh Kepala Bagian Humas Suyono.

Kepala Seksi Penelitian, Komunikasi dan Informatika BPSDMP UPT Kementerian Kominfo, Supandi Darmanto saat memberi sambutan mengatakan, Internet sehat artinya internet tidak dilepas begitu saja kepada anak. Tapi, anak jangan dilarang karena banyak hal yang bisa diambil manfaatnya. Bagi pelajar bisa mencari materi pelajaran serta berinteraksi dalam hal tugas pelajaran.

“Penggunaan internet secara sehat dan aman, perlu ditanamkan semenjak dini melalui pembelajaran etika berinternet (cyber ethic). Bimtek literasi internet sehat ini diharapkan para ibu-ibu peserta bisa menjadi insan yang cakap, sehingga bisa memahami, mengerti tentang penggunaan internet yang sehat.

Sementara Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya, Eka Handayani mengatakan, yang penting posisikan kita sebagai orang tua. Kemudian menyampaikan pesan kepada anak tentang informasi yang penting dan boleh atau yang tidak boleh.

“Misalnya jangan menyampaikan informasi pribadi secara lengkap. Menempatkan computer dan laptop di tempat yang sifatnya umum (ruang tamu). Memberikan pemahaman jika menyampaikan informasi pastikan hal tersebut benar jangan asal,” ujar Eka Handayani. (SAHLUL FAHMI/AZIZ)