Tahun 2018, Luas Areal Tanaman Organik di Kabupaten Kediri Diperluas

bahan pangan organik
Pemkab Kediri siap menambah luas areal tanaman organik di wilayahnya. FOTO: SUREPLUS.ID/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS: Sampai bulan ketiga tahun 2018, permintaan masyarakat di Kabupaten Kediri terhadap beragam bahan pangan organik semakin meningkat.

“Oleh karena itulah, pada tahun ini pemda setempat siap menambah luas areal tanaman organik di wilayahnya,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, Widodo Imam Santoso, di Kabupaten Kediri, Selasa (27/3/2018).

Widodo mengatakan, memang Pemerintah Kabupaten Kediri sudah sejak lama mengembangkan tanaman organik. Salah satunya berupa tanaman padi organik.

“Jika awalnya luas tanam padi organik di kawasan ini hanya 6 hektare, kami akan mengembangkannya menjadi seluas 30 hektare,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Widodo, dalam perluasan areal tersebut maka Pemkab Kediri membidik Desa Kencong, di Kecamatan Kepung. Hal ini karena di kawasan Kepung sendiri, telah memiliki lahan tanaman organik yang lebih luas sekitar 7 hektare.

“Di samping itu, varietas padi di Desa Kencong ini juga sudah cukup lengkap. Misalnya dari jenis padi mentik susu, raja lele, dan mutiara,” katanya.

Bahkan, ulas dia, pemerintah setempat juga ikut membantu untuk pemasaran hasil, pasca panen padi organik. Seperti mulai dari kemasan, promosi dan lainnya.

“Seiring besarnya antusias masyarakat terhadap bahan pangan organik, maka para petani menggunakan sistem estafet untuk memenuhi kebutuhan pasar,” katanya.

Terkait harga, lanjut dia, untuk beras merah dijual seharga Rp 25.000 per kilogram. Lalu harga beras putih Rp 15.000 per kilogram, dan beras hitam ditawarkan seharga Rp 28.000 per kilogram.(Ayu Citra SR/ZAL)