Menteri Perdagangan Lepas Ekspor Perdana

Nugget Ayam Tembus Pasar Jepang

nugget ayam ke Jepang
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melepas ekspor perdana produk nugget ayam ke Jepang hasil produksi PT Belfoods Indonesia. FOTO: KEMENDAG.GO.ID

BOGOR- SUREPLUS: Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita melakukan pelepasan ekspor perdana nugget ayam ke Jepang, hasil produksi PT Belfoods Indonesia (Belfoods), anak perusahaan PT Sierad Produce Tbk dari Gunung Sewu Group.

Seperti dikutip dari Siaran Pers Kemendag di situs kemendag.go.id, Jumat (23/03/2018), sebanyak satu kontainer perdana berhasil menembus pasar Negeri Sakura tersebut. Pelepasan ekspor perdana bersama jajaran manajemen Belfoods ini berlangsung hari ini, Kamis (22/03/2018) di pabrik Belfoods, Jonggol, Bogor.

“Dengan komitmen dan kerja keras, hari ini kita bisa menyaksikan peluncuran ekspor perdana nugget ayam hasil produksi Belfoods ke Jepang. Saya sampaikan penghargaan kepada Belfoods yang jadi perusahaan pertama ekspor nugget ayam ke Jepang,” kata Mendag Enggartiasto Lukita.

Keberhasilan Belfoods dalam melakukan ekspor perdana ini juga tak lepas dari dukungan penuh Kedutaan Besar RI di Tokyo. Ekspor ini, lanjut Mendag, menjadi tonggak sejarah. Apalagi Jepang juga terkenal ketat atas standar kualitas yang diterapkan.

“Hal ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk mulai memajukan industri ayam olahan Indonesia ke pasar internasional. Jika produk nugget ayam Indonesia dapat masuk ke Jepang, nantinya akan lebih mudah untuk masuk ke negara lain,” tegas Mendag.

Jepang dipilih sebagai tujuan ekspor produk nugget ayam dikarenakan potensi pasarnya yang sangat besar. Konsumsi produk makanan olahan berbasis unggas di Jepang mencapai 2 miliar dolar AS per tahun. Namun masih didominasi China dan Thailand.

“Indonesia memiliki peluang pasar yang sangat besar di Jepang jika dapat menjaga konsistensi mutu dan efisensi sehingga dapat bersaing dengan produk-produk dari China dan Thailand,” ungkap Mendag.

Sementara itu, CEO PT Sierad Produce Tbk., Tommy Wattimena, optimistis cita rasa Belfoods dapat diterima mengingat Belfoods sudah melakukan tes pasar beberapa waktu di Jepang.

“Belfoods akan tetap fokus pada pasar dalam negeri dan akan terus mempertahankan kualitas mutu sesuai standar ekspor sehingga pasar ekspor bisa berkembang pesat,” jelasnya.

Mendag juga mengajak para eksportir dan calon eksportir ayam olahan Indonesia agar bersama-sama melakukan pembinaan dengan peternak lokal. “Ekspor tidak hanya untuk meningkatkan devisa nasional, tetapi juga meningkatkan taraf hidup para peternak Indonesia,” tandas Mendag. (PRS/AZIZ)