Gencar Imbau Warga Registrasi Kartu Prabayar

registrasi kartu prabayar
Apip Permana, Kabag Humas dan Protokol Pemkot Kediri. Masyarakat terus diimbau agar segera melakukan registrasi kartu prabayar. FOTO: SUREPLUS/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS: Meski batas waktu registrasi kartu prabayar telah berakhir 28 Februari 2018 lalu, pemerintah tetap memberi peluang bagi warga masyarakat yang belum mendaftar.

“Oleh karena itulah, kami perwakilan dari Pemerintah Kota Kediri terus mengimbau masyarakat untuk segera registrasi,” kata Apip Permana, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Kediri, di Kediri, Sabtu (24/03/2018).

Apip menjelaskan, jika masyarakat tak segera mendaftarkan nomor kartu mereka, maka pemerintah akan memblokir nomor secara bertahap. Ini sesuai aturan pemerintah, yakni Peraturan Menteri Kominfo Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, maka alur pemblokiran dilakukan secara bertahap.

“Hal ini terutama akan dimulai, bagi yang belum registrasi ulang sampai tanggal 28 Februari lalu,” katanya.

Di lokasi terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri, Haris Candra Purnama, mengaku sosialisasi ini telah dilakukan oleh instansinya. Bahkan hal serupa juga dipublikasikan kepada masyarakat, melalui akun media sosial milik sejumlah operator telekomunikasi.

“Kami harap, masyarakat mematuhi aturan registrasi ini dengan baik. Jangan sampai nomor kartu prabayar mereka diblokir,” katanya.

Terlebih lagi, ulas dia, sesuai aturan pemerintah maka per 1 Maret 2018, dilakukan pemblokiran layanan panggilan keluar dan layanan pesan singkat keluar. Pada kondisi ini, pelanggan masih dapat menerima telepon dan SMS masuk. “Bahkan mereka juga masih bisa menggunakan data internet,” katanya.

Ke depan, lanjut dia, jika pemilik kartu prabayar tidak melakukan registrasi sampai tanggal 31 Maret 2018 mendatang, maka mulai tanggal 1 April 2018 dilakukan pemblokiran layanan panggilan masuk. Selain itu juga tidak bisa menerima layanan pesan singkat.

“Lalu, jika pelanggan tidak melakukan registrasi sampai tanggal 30 April mendatang, maka pada tanggal 1 Mei 2018 dilakukan pemblokiran total,” katanya. (AYU CITRA SR/AZIZ)