Rieka Handayani, Hardworker yang Selalu Cheerful

Rieka Handayani
Rieka Handayani, Head of Public Relation Blanja.com. Ia dikenal sebagai pekerja keras yang juga penyuka traveling. FOTO: DOK PRIBADI

SURABAYA-SUREPLUS: Kenyang pengalaman di dunia Public Relation (PR), membuat Rieke Handayani begitu disukai banyak klien di tempatnya bekerja sebagai Head of Public Relation Blanja.com. Bahkan bentuk kecintaannya terhadap profesi yang ia pilih, membuat ibu satu anak ini selalu all out dalam menekuni bidang kerjanya.

Sosoknya sebagai hard worker yang selalu cheerful sekaligus penyuka traveling ini tak ubahnya menjadi satu paket lengkap yang terbungkus dalam dirinya. “Bisa dibilang hobi saya itu bekerja, karena sejak kecil sudah diajarkan untuk bisa hidup mandiri oleh kedua orangtua, meskipun saya perempuan,” kata Rieka Handayani.

Lahir pada 18 Januari 1984, mojang Bandung ini sebenarnya punya banyak passion dalam bidang kerjanya. Mulai bidang public relations, digital strategy, social media, analityc communication, hingga e-commerce. “Saya juga suka dengan dunia politik. Tapi itu hanya sekadar bahasan refreshing di kala rutinitas sehari-hari saja,” lontarnya.

Ibu dari Rayhan Sabrina Sakhikirana ini juga menjelaskan, perkembangan dunia PR saat ini tak lepas dari digital chanel. Terlebih hampir semua bidang kerja PR, sudah dapat dipastikan akan bermuara pada hal yang berbasis digital. “Era saat ini kita tidak lagi hanya berbicara facebook ataupun instagram, namun sudah pada tahapan vlogger dan buzzer,” terangnya.

Kesibukannya dalam bekerja, membuat perempuan yang juga memiliki kegemaran di dunia fotografi ini, kerap memanfaatkan waktu liburannya dengan aktivitas yang menyenangkan. “Kalaupun ada waktu luang, main ke pantai dan fotografi menjadi satu paket lengkap kegiatan saya. Selain itu, bermain dan bercengkrama dengan anak juga menjadi prioritas saya,” ungkap perempuang yang juga aktif dalam komunitas Indonesia Pinhole Camera ini.

Rieka, sapaan akrabnya, adalah coffe addicted dan penggila pantai. Menurutnya dua aktivitas ini, bisa memberikan energi positif dari suasana tenang saat menikmati kedua hal tersebut.

“Ketika berkunjung ke pantai, saya dapat menikmati suasana alam yang tenang, jauh dari kebisingan kota metropolis seperti Jakarta. Sehingga ada ruang bagi saya melakukan meditasi, untuk bisa berdialog dengan diri sendiri. Dari situlah positif vibe yang bisa kita ambil,” kata alumnus Institut Teknologi Nasional ini.

Baca: Alumnus Arsitektur yang Memilih Jualan Kopi

Ia menambahkan, cita-citanya ke depan adalah keinginan untuk memiliki kedai kopi sendiri. Bagi dirinya, kopi mengajarkan filosofi akan proses kerja keras yang panjang untuk bisa mengecap buah kesuksesan. Oleh karena itu, dirinya mulai terdorong untuk mengawali langkah menjajal bisnis kedai kopi.

“Seperti kopi, sebelum disajikan untuk siap diseduh, harus terlebih dahulu melewati proses yang panjang. Tak jauh beda dengan proses kehidupan, yang mengharuskan kita untuk terus bekerja keras, pantang menyerah, agar dapat mengecap buah kesuksesan,” kata Rieka di akhir perbincangan. (POUNDRA/AZIZ)