Fillia, Si Cantik Pekerja Keras

Scorpi Fillia Setri
Scorpi Fillia Setri. FOTO: DOK PRIBADI

SURABAYA-SUREPLUS: Lahir dan besar dari keluarga mampu, tak membuat Scorpi Fillia Setri menjadi sosok yang manja. Sebaliknya, wanita kelahiran Blitar, 1 Juni 1983 justru seorang pekerja keras. Di keluarganya yang wirswasta, Fillia memang sudah terbiasa membantu orang tua sejak usia remaja.

Tak heran, di usianya yang baru 34 tahun, Fillia sudah menuai sukses. Setidaknya, hal itu tergambar dari jabatannya sebagai Komisaris PT Graja Alam Sempurna yang bergerak di bidang produsen pupuk organik untuk kebutuhan petani dan peternak Indonesia.

“Ayah saya seorang wiraswasta dan pribadi pekerja keras, sehingga saya sejak kecil sudah diperkenalkan oleh ayah saya untuk menjadi wanita yang mandiri dan bertanggung jawab,” tuturnya kepada Sureplus.id.

Perjalanan yang ia tempuh hingga menemukan titik kesuksesan saat ini tak lepas dari kegemarannya membaca buku, menurutnya membaca buku membantu dirinya untuk memiliki wawasan yang luas. “Saya meyakini bahwa hadirnya kata pepatah tuntutlah ilmu hingga ke negeri China benar adanya,” tutur Fillia.

Berawal dari kegemaran membaca buku yang sudah ia mulai dari bangku sekolah inilah yang menuntun dirinya hingga menjelejah ke China untuk memperdalam Bahasa Mandarin. Tak sekadar mempelajari bahasa nenek moyang ayahnya, ia juga memulai langkah belajar secara otodidak dari para pelaku agrobisnis di negeri tirai bambu,” cerita alumni Universitas Kristen Petra, Surabaya, ini.

Selain belajar langsung dari sang ayah, ibu satu anak ini mengakui dari petualangannya di China lah dirinya mendapat ilmu pengembangan agrobisnis. “Selama di China, saya belajar secara langsung dari para pelaku agrobisnis di sana, dan saya melihat peluang agrobisnis di Indonesia sangatlah besar. Hal itu yang menambah keyakinan saya untuk segera memulai bisnis di bidang agro dengan mengembangkan pupuk organik,” ungkapnya.

Tak hanya berbisnis, wanita yang telah menginjak usia 34 tahun ini juga memiliki ambisi tersendiri. Yakni, kembali mengedukasi para petani Indonesia untuk menggunakan pupuk organik, karena menurutnya, pupuk yang diolah secara organik juga membantu para petani mendapatkan hasil panen yang berkualitas.

“Penggunaan pupuk organik selain meningkatkan kualitas panen, juga mampu menambah kuantitas panen itu sendiri. Kini kami juga mengembangkan pupuk yang secara khusus diperuntukkan sebagai penyubur tanah, hal ini semata-mata guna memodernisasi petani di Indonesia supaya tak kalah dalam hal kemajuan teknologi oleh para petani di belahan negara lain di dunia,” jelasnya.

Membaca dan Hiking

Selain membaca, ternyata wanita yang akrab disapa Fillia ini juga memiliki hobi hiking, kegiatan hiking ini ia gunakan untuk proses perenungan diri dan wujud mengagumi keindahan alam ciptaan dari Tuhan.

“Kegiatan hiking baru saya mulai tiga tahun lalu, karena memang saya sangat gemar melihat sisi keindahan alam ciptaan Tuhan, khususnya pegunungan. Sejauh ini, yang masih melekat dalam kenangan saya adalah pengalaman mendaki Gunung Rinjani. Gunung yang terletak di Lombok ini menawarkan sensasi keindahan yang sempurna, kita bisa melihat indahnya pemandangan laut, dan berbagai gugusan pulau dari puncak Rinjani. Selain itu kebudayaan masyarakat lokal menjadi daya tarik tersendiri selama saya berada di sana,” tukasnya saat diwawancarai reporter Sureplus.id.

Ditambahkannya, ia juga berpesan untuk para generasi millenial agar tidak meninggalkan kegiatan membaca buku, baik secara konvensional maupun melalui versi digital. “Selain menambah pengetahuan, kegiatan membaca juga mampu membawa kita bisa lebih tahu tentang informasi yang sedang terjadi di seluruh belahan dunia. Sehingga memungkinkan kita tidak terbelakang dalam kemajuan dunia informasi dan teknologi dengan penduduk dunia lainya,” imbuhnya.(POUNDRA/ZAL)