BI Kediri Dorong Embung Kebonrejo Jadi Destinasi Wisata Baru

destinasi wisata baru di Kediri
Embung, di Desa Kebonrejo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri didorong Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kediri untuk dijadikan sebagai destinasi wisata baru di Kediri. FOTO: BI KEDIRI

KEDIRI-BI KEDIRI: Setelah diresmikannya waduk mini atau embung, di Desa Kebonrejo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kediri mendorong kawasan ini sebagai destinasi wisata baru di Kediri.

“Sesampainya di lokasi ini, kami yakin bahwa keberadaan embung dengan luas area mencapai 6.000 meter persegi ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Khususnya di sektor pariwisata,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Djoko Raharto, di Kota Kediri, Senin (26/02/2018).

Dia menjelaskan, dengan pembangunan embung ini maka ke depan muncul banyak lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Misalnya saja, akan ada warga sekitar yang membuka usaha makanan-minuman, serta bisa menjadi pengendara ojek.

“Kemudian, warga desa yang menjadi pengemudi ojek ini bisa mengantar setiap pengunjung untuk masuk dari gerbang utama Embung Kebonrejo menuju ke objek tersebut,” ujarnya.

Bahkan, tambah dia, jika saat ini masyarakat belum dikenakan tiket masuk ke lokasi Embung Kebonrejo, ke depan dapat diterapkan harga tiket masuk (HTM). Estimasi tarif HTM ini bisa sekitar Rp 2.000 sampai Rp 3.000 per orang.

“Penerapan tarif tiket masuk ini, supaya membantu biaya operasional di kawasan wisata tersebut. Apalagi, di area ini juga membutuhkan pemeliharaan yang menyeluruh sehingga keberadaannya bisa awet sampai kapan pun,” katanya.

Dia optimistis, melalui pembangunan embung ini maka juga dapat mengatasi permasalahan ketersediaan air yang dialami petani. Khususnya ketika musim kemarau tiba. “Embung ini bisa sebagai solusi perairan terhadap 50 hektare lahan milik petani,” katanya.

Di lokasi yang sama, Wakil Bupati Kediri, Masykuri Ikhsan, mengatakan, sangat mengapresiasi langkah BI Kediri karena sudah membantu warga Desa Kebonrejo.

“Embung Kebonrejo, merupakan kepedulian dari BI yang bertujuan untuk membantu permasalahan ketersediaan air utamanya bagi para petani. Apalagi telah dibangun dengan kedalaman air mencapai 3,5 meter kubik,” katanya.

Terlebih lagi, lanjut dia, di Desa Kebonrejo memang terkenal dengan potensi cabai yang juga sebagai pengendali harga cabai di pasar lokal maupun nasional. Secara otomatis, dengan adanya embung ini bisa menekan biaya produksi bagi budidaya cabai.

“Bahkan, ada juga bantuan bibit ikan nila dan jenis ikan lainnya dari Dinas Perikanan Kabupaten Kediri sebanyak 250 bibit ikan. Kami harap, ikan ini bisa dipelihara dengan baik dan jangan disetrum saat memanennya kelak,” katanya. (ADV)