Forest City, Konsep Pemukiman Futuristik

Forest City
Perencanaan kota futuristik yang dinamakan Forest City merupakan gagasan Stefano Boeri, Arsitek asal Italia. FOTO : DAILY MAIL.CO.UK

MILAN-SUREPLUS: Arsitek asal Italia, Stefano Boeri menyodorkan konsep Forest City alias kota hutan futuristic, berbasis komunitas mandiri. Poinnya ada pada lingkungan yang ditutupi semak-semak dan tanaman bunga untuk menghasilkan oksigen.

Stefano Boeri, pendiri Stefano Boeri Architetti yang berbasis di Milan, bersama Laboratorium Kota Masa Depan Tongji baru saja merilis konsep dramatis tersebut. Idenya, manusia bisa mendirikan koloni di Planet Merah tersebut pada 2117 atau 100 tahun mendatang.

Gagasan Stefano Boeri, seperti termuat di situs dailymail.co.uk, manusia akan hidup di beberapa bidang transparan dan masing-masing terdiri dari beberapa bangunan mandiri yang ditutupi semak-semak dan tanaman bunga. Ide tersebut dinamakan Stefano sebagai New Shanghai.

“Proyek ini merupakan bagian dari pameran seni di Pelabuhan Minsheng, Shanghai, China. Ide ini diciptakan bersama dengan Universitas Tongji di China,” kata Stefano Boeri.

Lebih lanjut dikatakan Stefano Boeri, jika manusia tidak menjaga lingkungan, kota-kota seperti Shanghai akan banjir dalam waktu 100 tahun ke depan karena pemanasan global. Forest City merupakan ide perencanaan kota futuristik yang diajukan Stefano Boeri.

Baca: Tanah Terbatas, Generasi Milenial Pilih Rusunawa

Konsepnya adalah sebuah komunitas ekologi yang tertutup oleh tanaman dan menyerap polutan, dan menghasilkan oksigen. Stefano Boeri Architetti telah merancang menara alam serupa di Italia, Belgia dan China. Konsep Forest City tersebut sedang dibangun di Guangxi, Cina Selatan.

Steafano juga mengusulkan gagasan tentang koloni manusia di Mars untuk menginspirasi imajinasi publik ke masa depan. Dalam konsep artistik Boeri, bidang-bidang proyek pemukiman itu diangkut dari Bumi ke Mars oleh stasiun luar angkasa antar-planet. Tiap koloni berisi bangunan bertingkat tinggi dengan teknologi ekologi yang membentuk Forest City di Mars. (DMC/AZIZ)